Jangan remehkan makanan kecil atau snack. Itu justru paling dicari sekarang ini. Sebagai teman mengisi waktu santai atau waktu kerja, kita butuh snack. Dan ngemil tidak kenal waktu. Bisa siang, sore atau malam, kita sering ingin ngemil. Karena itulah jenis camilan murah meriah sering dicari. Dan kalau anda sedang berada di Denpasar, mungkin beberapa tempat yang pernah saya kunjungi ini bisa dijadikan pilihan bila mencari makanan kecil.

 

Pertama, ada kedai tauwa atau tahuwa di Jalan Imam Bonjol dekat pertigaan Jalan Gunung Soputan. Kedai ini buka mulai sore hingga malam hari.

 

Oh ya belum semua orang kenal tauwa, apalagi mencicipinya.

 

Seperti Nengah, teman saya asal Tabanan Bali yang bingung dan tidak pernah mencoba kuliner satu ini. Dia mengaku tak pernah mengenal kuliner tauwa itu.

 

Tauwa sebenarnya punya nama lain yakni kembang tahu. Yang dibikin dari kedelai itu. Tauwa diseruput pelan-pelan dengan kuah air jahe yang hangat dan dijadikan satu dalam semangkok tauwa.

 

Saya kenal tauwa sejak kelas 2 SD. Bapak saya yang asli kelahiran Surabaya Utara di kawasan Krembangan menyukainya. Saya tidak tahu persis darimana kuliner ini berasal. Tapi sepertinya tauwa dikenalkan oleh orang-orang Tionghoa di Surabaya.

 

Tapi lambat laun kuliner tauwa gampang ditemukan di Kota Pahlawan. Saya sering menikmati tauwa di kawasan Tandes. Penjualnya rata-rata orang Lamongan.

 

Di Bali, jika saya tidak salah, hanya ada 2 kedai tauwa di Denpasar. 1 di Jalan Imam Bonjol itu. Dan yang 1 lagi ada di kawasan Jalan Buluh Indah.

 

Sepertinya warga Bali belum familier dengan kuliner yang cocok dinikmati saat cuaca dingin itu.

 

 

Pilih Roti atau Lumpia Ayam

 

Lokasi kedua tempat saya dan istri menikmati camilan murah meriah adalah warung roti canai dan teh tarik di Jalan Gatsu Timur, Penatih, Denpasar.

 

Istri saya menyukai roti canai. Yang disajikan dengan kuah kare itu. Saya pribadi biasa-biasa saja. Hanya es teh tarik yang membuat saya tertarik. Kalau rotinya, bagi saya cukup lumayanlah untuk kudapan sore atau malam hari.

 

Kedai ini rupanya jadi favorit anak muda untuk nongkrong. Meski padat pengunjung, pelayanannya tidak terlalu lama.

 

Seperti kemarin malam saat saya kesana. Kalau dilihat dari struk, saya order jam 08.12 PM. Dan menu pesanan teh tarik dan roti canai sampai komplit di meja pukul 08.29 PM.

 

Tempat ketiga dan paling favorit untuk ngemil adalah kedai Mie Kober di Jalan Kaliasem Nomor 5, Denpasar.

 

Jadi, di kedai mie kober, anda tidak selalu disuguhi menu mie pedas.

 

Kalau anda merasa mie yang punya kandungan karbo tinggi kurang sesuai atau anda sedang tidak ingin “makan berat”, kedai mie kober punya banyak sekali pilihan camilan murah meriah.

 

Misalnya : pao keju, lumpia ayam, dan sushi.

kober mie setan di Jalan Bedugul 37 A Sidakarya Denpasar tidak hanya menyajikan mie pedas tapi juga berbagai camilan murah meriah

 

Pao keju adalah saudaranya pao pandan. Menu baru di mie kober.

 

Satu porsi isi 3 pao.

 

Sekarang ini menu pao sedang jadi primadona. Banyak yang pesan.

 

Sedangkan untuk minumannya bisa pilih es genderuwo atau es pocong.

 

Di masa pandemi ini, ada suasana baru di kedai mie kober terutama di Jalan Kaliasem dan Jalan Bedugul 37A, Sidakarya.

 

Yakni live music.

 

Rasanya, pengelola kedai ingin terus memanjakan customer setia mereka.(*)

 

Camilan Murah Meriah di Denpasar